Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 November 2024

Pendidikan karakter dalam Merdeka Belajar

 Pendidikan karakter dalam Merdeka Belajar:


Pengertian Pendidikan Karakter dalam Merdeka Belajar

Pendidikan karakter adalah salah satu elemen inti dari kebijakan Merdeka Belajar yang menekankan pembentukan nilai-nilai moral, etika, dan kepribadian siswa. Dalam pendekatan ini, pendidikan tidak hanya bertujuan membangun kompetensi kognitif tetapi juga membentuk siswa menjadi individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.


Pilar Pendidikan Karakter

Merdeka Belajar memfokuskan pendidikan karakter pada lima nilai utama dalam Profil Pelajar Pancasila:

  1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia
    Menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral sesuai dengan agama dan budaya lokal.
  2. Berkebinekaan Global
    Membentuk siswa yang menghargai keberagaman dan mampu beradaptasi dalam konteks global.
  3. Mandiri
    Melatih siswa untuk bertanggung jawab atas proses belajar dan kehidupannya.
  4. Gotong Royong
    Mengembangkan sikap kolaboratif, peduli, dan bekerja sama dengan orang lain.
  5. Kreatif
    Mendorong siswa untuk berpikir inovatif dalam menyelesaikan masalah dan menghasilkan karya.
  6. Bernalar Kritis
    Membantu siswa dalam menganalisis informasi secara logis dan objektif.

Strategi Pendidikan Karakter dalam Merdeka Belajar

  1. Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)
    Melalui proyek, siswa belajar nilai-nilai seperti kerja sama, tanggung jawab, dan kepemimpinan.
  2. Integrasi Nilai Karakter dalam Mata Pelajaran
    Setiap pelajaran diintegrasikan dengan nilai-nilai karakter yang relevan, seperti kejujuran dalam Matematika atau gotong royong dalam IPS.
  3. Survei Karakter dalam Asesmen Nasional
    Mengukur perkembangan karakter siswa melalui survei, sehingga sekolah dapat merancang program pembentukan karakter yang sesuai.
  4. Kurikulum Fleksibel
    Kurikulum Merdeka memberikan ruang untuk pembelajaran berbasis nilai, yang memungkinkan siswa mendalami isu-isu sosial dan lingkungan melalui perspektif karakter.
  5. Peran Guru Penggerak
    Guru dilatih menjadi pemimpin pembelajaran yang tidak hanya mengajar tetapi juga membimbing pengembangan karakter siswa.

Manfaat Pendidikan Karakter dalam Merdeka Belajar

  1. Membangun Generasi Berakhlak: Membentuk siswa yang memiliki moral dan etika kuat sesuai nilai Pancasila.
  2. Mengurangi Perilaku Negatif: Mengarahkan siswa untuk menjauhi perilaku menyimpang seperti bullying dan intoleransi.
  3. Meningkatkan Kesejahteraan Sosial: Membiasakan siswa dengan nilai-nilai kerja sama dan empati.
  4. Mempersiapkan Masa Depan: Karakter yang baik mendukung keberhasilan siswa dalam pendidikan, karier, dan kehidupan bermasyarakat.

Tantangan dalam Implementasi

  1. Kesenjangan Pemahaman Guru: Tidak semua guru memiliki pengetahuan yang memadai tentang integrasi karakter dalam pembelajaran.
  2. Minimnya Sarana dan Prasarana: Terutama di daerah terpencil, pembelajaran berbasis nilai menjadi sulit diterapkan.
  3. Perubahan Pola Pikir: Menggeser fokus dari hasil akademik ke pendidikan holistik membutuhkan waktu.

Kesimpulan

Pendidikan karakter dalam Merdeka Belajar adalah upaya strategis untuk menciptakan generasi yang tidak hanya pintar secara akademik tetapi juga memiliki nilai-nilai luhur. Dengan mendidik siswa menjadi individu yang berkarakter, Merdeka Belajar mendukung visi pendidikan Indonesia yang relevan, berkelanjutan, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.


Semoga rangkuman ini membantu! 😊

 

Jumat, 29 November 2024

MERDEKA BELAJAR

 MERDEKA BELAJAR

Rangkuman tentang Merdeka Belajar, sebuah inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia:

Pengertian Merdeka Belajar

Merdeka Belajar adalah kebijakan pendidikan yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, sejak 2019. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih fleksibel, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan siswa, guru, dan masyarakat.

Program ini berfokus pada pengembangan potensi siswa secara holistik, memberikan otonomi lebih besar kepada guru dan sekolah, serta mengurangi beban administrasi yang membatasi kreativitas.


Tujuan Utama Merdeka Belajar

  1. Memberikan Kebebasan: Mendorong siswa, guru, dan sekolah untuk lebih bebas menentukan metode belajar dan materi yang sesuai dengan kebutuhan.
  2. Meningkatkan Relevansi Pendidikan: Membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi.
  3. Mengurangi Beban Administratif: Mengurangi kompleksitas aturan sehingga guru dapat lebih fokus pada proses pembelajaran.
  4. Memperkuat Karakter dan Kemandirian: Mengembangkan karakter siswa, seperti kemandirian, tanggung jawab, dan integritas.

Program Utama dalam Merdeka Belajar

  1. Asesmen Nasional
    Menggantikan Ujian Nasional (UN) dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter untuk menilai kemampuan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter siswa.
  2. Kurikulum Merdeka
    Kurikulum ini dirancang lebih fleksibel dengan berfokus pada kompetensi dasar dan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). Siswa dan guru memiliki ruang untuk eksplorasi dan inovasi.
  3. Kampus Merdeka
    Memberikan mahasiswa kesempatan untuk belajar di luar program studi selama 1-2 semester, termasuk magang, proyek independen, atau program pertukaran.
  4. Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak
    Sekolah Penggerak adalah program untuk menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, sedangkan Guru Penggerak adalah program untuk melatih guru menjadi pemimpin pembelajaran yang inspiratif.
  5. Dana BOS yang Fleksibel
    Memberikan kewenangan lebih besar kepada sekolah untuk mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai prioritas kebutuhan mereka.

Manfaat Merdeka Belajar

  1. Untuk Siswa: Mendapatkan pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan masa depan.
  2. Untuk Guru: Bebas berinovasi dalam pengajaran, fokus pada pengembangan siswa.
  3. Untuk Sekolah: Otonomi lebih besar dalam pengelolaan pendidikan.
  4. Untuk Masyarakat: Pendidikan yang lebih terbuka, kolaboratif, dan melibatkan masyarakat.

Tantangan dalam Implementasi

Meskipun memiliki tujuan yang baik, implementasi Merdeka Belajar menghadapi tantangan seperti:

  • Ketimpangan akses pendidikan, terutama di daerah terpencil.
  • Kesiapan guru dan sekolah dalam mengadopsi kebijakan baru.
  • Infrastruktur teknologi yang belum merata.

Kesimpulan

Merdeka Belajar adalah langkah maju dalam reformasi pendidikan Indonesia. Kebijakan ini menitikberatkan pada otonomi, relevansi, dan inovasi dalam pendidikan, dengan harapan dapat menghasilkan generasi yang kompeten, kreatif, dan berkarakter.

Semoga bermanfaat! 😊

 

Rabu, 26 Oktober 2022

RPP Kelas 5 SD Tema 4 subtema 1 PB 5 (contoh)

 

 

 

 

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( R P P )

 

 

 

TEMA 4

Sehat Itu Penting

 

 

 

SUBTEMA 1

Peredaran Darahku Sehat

 

Pembelajaran 5

 


 


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( R P P )

 

Satuan Pendidikan  : SD

Mata pelajaran        : Bahasa Indonesia, SBdP dan IPA.

Tema/ Subtema          : Sehat Itu Penting/ Peredaran Darahku Sehat.

Kelas / Semester       : V / 1 (Satu).

Alokasi Waktu          : 1 Hari.

Pembelajaran ke       : 5.

 

A.   Kompetensi Inti :  

KI-3.  Memahami  pengetahuan  faktual  dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.

KI-4.  Menyajikan  pengetahuan  faktual  dalam  bahasa  yang  jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

 

B.   Kompetensi Dasar :

Bahasa Indonesia

3.6    Menggali   isi  dan amanat pantun yang disajikan secara lisan dan tulis dengan tujuan untuk kesenangan.

4.6   Melisankan   pantun  hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat sebagai bentuk ungkapan diri.

 

SBdP

3.2     Memahami tangga nada.

4.2     Menyanyikan lagu-lagu dalam berbagai tangga nada dengan iringan musik.

 

IPA

3.4    Menjelaskan   organ  peredaran  darah dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ peredaran darah manusia.

4.4     Menyajikan  karya  tentang  organ peredaran darah pada manusia.

 

C.   Tujuan Pembelajaran :

·                  Dengan kegiatan mencari tahu lagu anak bertangga nada mayor, siswa mampu mengidentifikasi tangga nada dalam musik secara tepat.

·                  Dengan kegiatan mencari tahu contoh tangga lagu bernada mayor dan minor, siswa mampu menentukan lagu bertangga nada mayor dan minor dengan benar.

·                  Dengan kegiatan menyanyikan lagu bertangga nada mayor dan minor, siswa mampu menyanyikan lagu bertangga nada mayor dan minor sambil memainkan alat musik.

·                  Dengan kegiatan membaca, siswa dapat menjelaskan organ peredaran darah dan fungsinya pada manusia secara rinci.

·                  Dengan membaca pantun, siswa mampu menyebutkan bagian-bagian dan ciri-ciri pantun secara rinci.

·                  Dengan kegiatan berkreasi membuat pantun, siswa mampu membuat pantun dengan tema tertentu dan menunjukkan unsur-unsur pantun yang dibuatnya dengan benar.

 

D.   Materi Pembelajaran :

·                  Mengamati gambar organ peredaran darah dan fungsinya pada manusia.

·                  Menuliskan organ peredaran darah dan fungsinya pada manusia.

·                  Membaca pantun.

·                  Menyebutkan ciri-ciri pantun.

·                  Menyebutkan berbagai lagu bertangga nada mayor dan minor.

·                  Menyanyikan lagu bertangga nada mayor dan minor.

 

E.   Metode Pembelajaran :

·                  Model Pembelajaran: Discovery learning (penyingkapan/ penelitian).

·                  Pendekatan: Saintifik (Mengamati, Mencoba, Mengasosiasi/ Menalar, dan Mengkomunikasikan).

 

F.   Media Pembelajaran :

·                     Buku, PPT, pensil, pulpen.

 

G.   Sumber Belajar :

&   Buku Siswa Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Kelas V Tema 4 Sehat Itu Penting

Hal :3442

&   Buku Guru Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Kelas V Tema 4 Sehat Itu Penting dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta. ( Edisi Revisi 2017 )

       

H.   Langkah-Langkah Pembelajaran:

 

Kegiatan

 

 

Deskripsi Kegiatan

 

Alokasi

Waktu

 

Pendahuluan

 

 

·      Guru menyapa siswa dan mengkondisikan kelas agar siap untuk belajar.

·      Seorang siswa diminta untuk memimpin doa.

·      Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

·      Guru mengingatkan siswa tentang pelajaran sebelumnya dan mengaitkan dengan pelajaran yang akan disampaikan.

 

 

10 menit

 

Inti

 

 

Ayo Mencari Tahu (Mencoba)

·      Pada awal pembelajaran, guru menstimulus ide, gagasan, dan motivasi siswa dengan pertanyaan panduan yang ada di buku guru. Oleh karena itu, guru meminta siswa untuk mengungkapkan pendapatnya secara percaya diri.

1.         Apa kegiatan yang dilakukan anak pada gambar?

2.         Apa kamu juga suka menyanyi?

3.         Apa lagu yang kamu sukai?

4.         Apa kamu mengetahui tangga nada lagu yang kamu sukai?

Catatan:

            Guru membangun suasana belajar yang menyenangkan dan menantang dengan pendekatan interaktif.

            Jadikan jawaban-jawaban siswa sebagai media untuk mengetahui seberapa jauh siswa dalam mengenal lagu bertangga nada mayor dan minor.

            Apresiasi semua jawaban siswa, termasuk jika ada jawaban yang nyeleneh.

·      Siswa mengamati gambar lalu membaca narasi pada buku siswa.

Ayo Mencari Tahu (Mencoba)

·      siswa mencari informasi dari internet atau buku mengenai lagu anak-anak bertangga nada mayor.

·      Siswa menuliskan hasil pencariannya pada tempat yang disediakan.

Alternatif Jawaban:

Contoh lagu anak-anak bertangga nada mayor sebagai berikut.

1.         Cicak

2.         Pamanku datang

3.         Bintang kejora

4.         Pelangi

Guru bisa mengembangkan sendiri jawabannya.

Hasil yang diharapkan:

            Siswa memiliki motivasi untuk belajar lebih jauh lagi.

            Siswa memiliki kemampuan berkomunikasi secara baik, benar, dan efektif.

            Siswa mampu mengidentifikasi lagu bertangga nada mayor dan bertangga nada minor.

            Siswa mampu menyebutkan ciri-ciri lagu bertangga nada mayor dan bertangga nada minor.

            Siswa mampu menyebutkan contoh lagu bertangga nada mayor dan minor.

Ayo Mencari Tahu (Mencoba)

·      Guru memberikan penjelasan mengenai lagu bertangga nada mayor dan bertangga nada minor. Kemudian, guru menunjukkan contoh lagu bertangga nada mayor dan bertangga nada minor pada buku siswa.

·      Siswa mengamati dan membaca partitur lagu bertangga nada mayor dan bertangga nada minor pada buku siswa.

Ayo Mencari Tahu (Mencoba)

·      siswa mencari informasi dari berbagai sumber mengenai contoh lagu bertangga nada mayor dan bertangga nada minor. Siswa dapat mencari informasi dari buku, majalah, koran, atau artikel.

·      Guru memfasilitasi kegiatan dengan menjelaskan lagu bertangga nada mayor dan bertangga nada minor.

·      Siswa lalu mencetak tangga lagu dan menempelkannya pada tempat yang disediakan.

·      Siswa mengerjakan latihan secara mandiri.

Hasil yang diharapkan:

            Siswa mampu mengidentifikasi dan menentukan lagu bertangga nada mayor dan bertangga nada minor.

            Siswa mampu menyebutkan lagu bertangga nada mayor dan bertangga nada minor.

            Siswa mampu mengerjakan dan menyelesaikan tugas secara mandiri serta bertanggung jawab.

Ayo Bernyanyi (Mencoba)

·      setelah mencari informasi mengenai lagu bertangga nada mayor dan bertangga nada minor, siswa memilih lagu bertangga nada mayor atau minor yang akan dinyanyikan.

·      Sebelum menyanyi, guru mengajak siswa untuk bertanya jawab mengenai lagu bertangga nada mayor dan minor yang telah ia temukan, dengan pertanyaan:

1.         Apa kalian telah memilih lagu yang akan dinyanyikan?

2.         Mengapa kamu memilih lagu tersebut?

·      Siswa diminta untuk memilih salah satu alat msik tradisional untuk mengiringi lagu.

·      Siswa menyanyikan lagu bertangga nada mayor atau minor pilihannya di depan kelas sambil memainkan alat musik tradisional sesuai pilihannya.

Hasil yang diharapkan:

            Siswa mampu menyanyikan lagu bertangga nada mayor atau minor pilihannya.

            Siswa memiliki keterampilan dalam menyanyikan lagu bertangga nada mayor atau minor.

            Siswa mampu menyanyikamn lagu bertangga nada mayor atau minor dengan benar dan percaya diri sambil memainkan alat musik.

Ayo Membaca (Mengamati)

·      Guru dapat merangsang rasa ingin tahu siswa dengan mengajukan pertanyaan:

1.         Ingatkah kalian tentang organ peredaran darah manusia?

2.         Apa saja organ peredaran darah manusia?

3.         Apa fungsi tiap-tiap organ peredaran darah manusia?

·      Ciptakan suasana belajar yang interaktif dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing siswa memberikan tanggapannya.

·      Apresiasilah semua tanggapan siswa, termasuk jika ada tanggapan yang aneh.

·      Guru menjelaskan mengenai fungsi organ peredaran darah dan pentingnya menjaga kesehatan organ peredaran darah.

Ayo Membaca (Mengamati)

·      siswa membaca bacaan mengenai manfaat kesehatan bagi manusia. Kegiatan ayo membaca dilakukan dengan meminta siswa untuk membaca bacaan dalam buku siswa.

Hasil yang diharapkan:

            Siswa mampu menjelaskan fungsi organ peredaran darah.

            Siswa mampu menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan organ peredaran darah.

            Siswa mampu menemukan informasi mengenai manfaat kesehatan bagi manusia baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

            Siswa memiliki keterampilan dan ketelitian dalam membaca.

Ayo Menulis (Mengomunikasikan)

·      Pada kegiatan sebelumnya, siswa membaca artikel berjudul “Manfaat Kesehatan Bagi Manusia”.

·      setelah membaca, siswa menuliskan informasi yang ia dapat dari bacaan. Siswa juga menuliskan jawaban soal berdasarkan bacaan. Kemudian, siswa menuliskan jawaban pada tempat yang disediakan.

Alternatif Jawaban:

1.         Informasi yang didapat dari bacaan:

Manfaat kesehatan secara langsung dan secara tidak langsung. Manfaat kesehatan secara langsung meliputi mengurangi pengeluaran, menambah pemasukkan, dan menghemat waktu. Sedangkan manfaat kesehatan secara tidak langsung meliputi peluang untuk sukses, tabungan masa depan, dan kesempatan untuk berbagi.

2.         Pentingnya kesehatan organ peredaran darah: Kesehatan peredaran darah sangat mempengaruhi tubuh kita. Apabila organ peredaran darah terganggu, aliran darah menjadi tidak lancar dan dapat menimbulkan penyakit. Dengan demikian tubuh menjadi tidak sehat.

Upaya yang dilakukan supaya organ peredaran darah tetap sehat:  

Olahraga dapat membuat organ peredaran darah tetap sehat. Misalnya, untuk menjaga kebugaran jantung, kamu dapat meluangkan waktu untuk berolahraga selama 30 menit setiap hari. Aktivitas fisik dapat membuat aliran darah dalam tubuh menjadi lancar.

Guru bisa mengembangkan sendiri jawabannya.

Hasil yang diharapkan:

            Siswa memiliki keterampilan dan kemampuan mengumpulkan informasi dari bacaan.

            Siswa mampu menjelaskan manfaat kesehatan baik secara langsung maupun tidak langsung.

            Siswa mampu menjelaskan pentingnya organ peredaran darah.

            Siswa mampu menyebutkan upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan organ peredaran darah.

            Siswa mampu mengerjakan dan menyelesaikan tugas secara mandiri serta bertanggung jawab.

 Ayo Menulis (Mengomunikasikan)

·      Siswa membaca contoh pantun pada buku siswa.

·      Guru mengajak siswa bertanya jawab mengenai contoh pantun pada buku siswa, dengan mengajukan pertanyaan:

1.         Bagaimana ciri-ciri pantun tersebut?

2.         Coba tunjuklah bagian sampiran dan isi pada pantun?

3.         Apa isi pantun tersebut?

·      Ciptakan suasana belajar yang interaktif dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing siswa memberikan tanggapannya.

·      setelah mengidentifikasi isi pantun, siswa menuliskan pengertian pantun jenaka. Siswa dapat menuliskan pengertian pantun jenaka pada tempat yang disediakan.

Hasil yang diharapkan:

            Siswa memiliki kemampuan menemukan informasi setelah membaca pantun.

            Siswa mampu mengidentifikasi pengertian pantun setelah membaca contoh pantun.

            Siswa mengetahui pengertian pantun jenaka.

            Siswa mampu menyebutkan ciri-ciri dan bagian pantun.

Ayo Berkreasi (Mencoba)

·      setelah menuliskan pengertian pantun jenaka, siswa membuat pantun jenaka. Selanjutnya siswa membacakan hasil pantun jenaka buatannya di depan kelas.

·      Siswa diminta menunjukkan unsur-unsur pantun yang dibuatnya.

Hasil yang diharapkan:

            Siswa memiliki keterampilan untuk membuat pantun jenaka.

            Siswa membacakan pantun jenaka di depan kelas dengan percaya diri.

            Siswa mampu menunjukkan unsur-unsur pantun yang dibuatnya.

·      Berdasarkan pertanyaan pada buku siswa:

1.         Apakah orang yang mengabaikan kesehatan demi kesenangan akan menyesal dan mengindahkan kesehatannya?

2.         Bagaimanakah tanggung jawab orang yang mengabaikan kesehatan terhadap nikmat Tuhan yang diberikan dalam bentuk organ peredaran darah yang dapat menjaga kelangsungan hidupnya?

·      Secara mandiri siswa diminta untuk mengemukakan pendapatnya berdasarkan pemahaman yang sudah didapatkannya selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

·      Guru mengidentifikasi dan menganalisa jawaban masing-masing siswa untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman siswa mengenai tanggung jawab sebagai warga masyarakat.

Catatan:

            Kegiatan ini merupakan media untuk mengukur seberapa banyak materi yang sudah dipelajari dan dipahami siswa.

            Pada aktivitas ini lebih ditekankan pada sikap siswa setelah mempelajari materi.

            Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, guru dapat memberikan Remidial dan Pengayaan sesuai dengan tingkat pencapaian masing-masing siswa.

Hasil yang diharapkan:

            Siswa menjelaskan cara menjaga kesehatan organ peredaran darah.

            Siswa menjelaskan akibat yang terjadi apabila mengabaikan kesehatan organ peredaran darah.

            Siswa mampu melaksanakan tanggung jawabnya terhadap nikmat Tuhan yang telah diberikan dalam bentuk organ peredaran darah, yaitu dengan menjaganya.

 

 

 

Penutup

 

·      Guru mengumpulkan lembar kerja siswa untuk di portofoliokan.

·      Guru memberi tindak lanjut dengan memberi PR.

·      Sebagai penutup guru mereview semua kegiatan yang sudah dilakukan seharian dan meminta siswa melakukan refleksi kegiatan hari itu.

·      Pelajaran ditutup dengan doa bersama.

 

5 menit

I.     Penilaian Hasil Pembelajaran :

Rubrik Berkreasi Membuat Pantun Jenaka

 

Aspek

Baik Sekali

Baik

Cukup

Perlu

Bimbingan

4

3

2

1

Isi dan

Pengetahuan:

Hasil yang dibuat oleh siswa.

PSesuai dengan ciri-ciri pantun, yaitu:

   Pantun bersajak a-b-a-

b.

   Satu bait terdiri atas empat baris.

   Tiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.

   Terdapat sampiran pada dua baris pertama dan isi pada dua baris berikutnya.

Memenuhi

3 kriteria dari 4

kriteria yang

ditetapkan.

Memenuhi 2

kriteria dari 4 kriteria yang

ditetapkan.

Memenuhi

1 kriteria dari 4

kriteria yang

ditetapkan.

Penggunaan

Bahasa Indonesia yang

baik dan benar:

Bahasa

Indonesia yang

baik dan benar

digunakan dalam

penulisan ringkasan.

Bahasa Indonesia yang baik dan benar digunakan dengan efisien dan menarik dalam keseluruhan penulisan.

Bahasa

Indonesia yang baik dan benar

Digunakan dengan Efisien dalam keseluruhan

penulisan.

Bahasa

Indonesia yang baik dan benar

digunakan

dengan sangat

efisien dalam

sebagian besar

penulisan.

Bahasa

Indonesia yang baik dan benar

digunakan

dengan sangat

efisien dalam

sebagian kecil

penulisan.

 

Rubrik Menyanyikan Lagu Bertangga Nada Mayor atau Bertangga Nada Minor.

 

Aspek

Baik Sekali

Baik

Cukup

Perlu

Bimbingan

4

3

2

1

Kemampuan

beryanyi.

PKetepatan nada dan irama.

PKetepatan intonasi.

P Ketepatan artikulasi.

P Ketepatan syair

Memenuhi 3

kriteria dari 4

kriteria yang

ditetapkan.

Memenuhi 2

kriteria dari 4

kriteria yang

ditetapkan.

Memenuhi 1

kriteria dari 4

kriteria yang

ditetapkan.

 

Kerja Sama dengan Orang Tua

·               Siswa melakukan wawancara kepada anggota keluarganya mengenai lagu kesukaan.

·               Selesai melakukan wawancara, siswa menuliskan hasilnya pada kolom yang tersedia pada buku siswa.

·               Siswa juga menuliskan tangga lagu kesukaan anggota keluarganya.

·               Untuk mengoptimalkan kerja sama, siswa dapat berbagi peran dan tugas dengan orang tuanya.

 

 

 

 

 

 

Mengetahui

Kepala Sekolah

 

 

 

 

(                                    )                                                   

  NIP

 

 

Surabaya, ….....…… 2022        

Guru/ Wali Kelas 5

 

 

 

(                                               )                                               

  NIP